Senin, 09 Mei 2022

IHSG Anjlok Tinggalkan Posisi 7.000, Intip Strategi Investasi Saham


sweetthetis 
 - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tajam hingga sesi pertama, Senin (9/5/2022). Dengan IHSG koreksi tajam tersebut, apa yang sebaiknya dilakukan investor?

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG merosot 3,88 persen ke posisi 6.948,31. Indeks LQ45 susut 4,79 persen ke posisi 1.033,47. Seluruh indeks acuan kompak tertekan. Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.156,48 dan terendah 6.896,99.

Sebanyak 421 saham melemah sehingga menekan IHSG. 151 saham menguat dan 117 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.153.722 kali dengan volume perdagangan 15,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15,7 triliun. Investor asing melakukan aksi jual Rp 1,63 triliun. Sebagian besar sektor saham tertekan kecuali indeks sektor saham IDXenergy naik 0,65 persen dan indeks sektor saham IDXtransportasi menguat 1,99 persen.

Sedangkan indeks sektor saham IDXinfrastruktur melemah 4,98 persen, dan pimpin koreksi. Diikuti indeks sektor saham IDXfinance susut 4,04 persen dan indeks sektor saham IDXinfrastruktur tergelincir 2,93 persen.

Analis Erdika Elit Sekuritas menuturkan, IHSG merosot didorong respons pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve (the Fed) pekan lalu.

"Faktor yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini akibat respon kenaikan suku bunga acuan The Fed pada minggu lalu, di mana pada minggu lalu IHSG libur panjang lebaran sehingga baru berdampak pada perdagangan hari ini," kata Ivan saat dihubungi sweetthetis, Senin, 9 Mei 2022.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar